Tips Menyuap Bayi

0
3567

Menurut medis, bayi yang berumur di atas 6 bulan sudah dibolehkan untuk diberikan makanan pendamping ASI atau sering disebut MPASI. Bagi ibu muda pengalaman pertama memberikan MPASI adalah sesuatu yang mendebarkan bahkan tak sedikit yang kebingungan karena belum mengetahui cara yang tepat. Jika kita tidak menggunakan cara yang tepat maka bayi akan menolak disuap, bahkan bisa jadi akan menangis histeris. berikut beberapa tips yang bisa dicoba untuk mempermudah memberikan MPASI pada bayi.

1. Jenis makanan Awal

Jenis makanan awal yang dianjurkan oleh medis adalah buah murni yang dihaluskan. Anda bisa memilih Alpukat, Apel, atau Pisang Ambon sebagai menu pertama bagi si kecil. buah-buah tersebut harus dihaluskan terlebih dahulu supaya organ pencernaan sikecil tidak kaget. khusus untuk Pisang Ambon, pilihlah pisang yang benar-benar sudah matang. sebelum memberikan MPASI, kenalkan sikecil dengan air putih 1 atau 2 sendok teh, lalu keroklah sedikit demi sedikit bagian pinggir pisang dengan sendok teh hingga sendok terisi setengah bagian, lalu berikanlah kepada sikecil. Sisakan bagian tengah pisang karena bagian ini sedikit agak keras. berikanlah suapan air putih (minum) kepada sikecil setelah 2 atau 3 sendok pisang disuapkan, atau sesuai dengan kebutuhan.

Untuk tahap pertama, suapilah bayi beberapa sendok atau jika bayi lahap cobalah setengah bagian pisang, sehari satu kali lalu perhatikan “Pup”-nya, jika pup berubah tekstur menjadi sangat keras atau malah menjadi cair, atau mengakibatkan sembelit maka hentikan dulu pemberian MPASI, kemungkinan pencernaan bayi belum siap, pilih alternatif buah lainnya. jika Pup masih bermasalah segera konsultasikan ke dokter.

Jika bayi sudah terbiasa dengan buah, lanjutkan dengan bubur bayi. jika anda memiliki waktu luang, anda bisa membuat bubur bayi sendiri dengan campuran lauk dan sayur, bubur tersebut harus disaring agar benar-benar halus. alternatif lainnya adalah bunda bisa membeli bubur susu kemasan yang banyak dijumpai di minimarket. pastikan bubur susu tersebut untuk bayi di atas 6 bulan, ada juga jenis bubur susu untuk bayi yang berumur di atas 8 bulan atau 1 tahun. untuk bubur bayi kemasan ini buatlah selembut mungkin dengan mencampurkannya dengan air hangat, ikutilah petunjuk penyajian yang tertera pada bungkus. Saat usia melewati 7 bulan biasanya bayi mulai belajar mengunyah, cobalah buat bubur susu sedikit bertekstur sedang dengan teknik penyuapan 2 kali suapan 1 kali minum, atau jika bayi terlihat seperti akan muntah berikanlah 1 suapan diiringi dengan 1 kali minum.

Selain bubur susu, anda juga bisa mencoba dengan biskuit khusus untuk bayi di atas 6 bulan. cairkan biskuit tersebut dengan mencampurkannya dengan susu bayi. Kita bisa memvariasikan MPASI dengan berbagai buah segar dengan memblendernya atau dibuat Jus. agar nutrisi yang dibutuhkan bayi bisa tercukupi. saat kita memberikan MPASI pertama kepada si kecil selalulah cek dan ricek Pupnya, jika MPASI yang kita berikan cocok, maka secara visual tekstur Pup tidak jauh berbeda saat bayi hanya mengkonsumsi ASI atau SUFOR.

2. Teknik Memberikan MPASI

teknik yang bisa dicoba adalah dengan menelentangkan sikecil, biasanya sikecil akan suka tapi lama kelamaan dan hari demi hari sikecil akan bosan, cobalah dengan mendudukannya, jika sikecil mulai bosan duduk bisa dicoba dengan digendong sambil berjalan-jalan. siapkan tisu untuk membersihkan makanan yang tercecer.

Menyuapi bayi diperlukan kesabaran yang ekstra, sgar lebih mudah suapilah bayi dengan 2 orang, lebih baik jika dilakukan oleh ayah bundanya, ini akan mempererat ikatan batin antara si bayi dengan orangtuanya. jika tidak memungkin suapilah dengan 1 orang.

untuk menyenangkan suasana hati sikecil, bisa dicoba dengan memberikan mainan. teknik menyuap dengan menempatkan posisi kita dibelakang sikecil juga bisa dicoba saat sikecil bosan disuapi dengan posisi kita di depan.

3. Waktu MPASI

Untuk bayi 6 bulan berikanlah MPASI 1 kali sehari, anda bisa memilih waktunya pada pagi hari atau siang hari, sementara bayi 7 bulan bisa diberikan 3 kali sehari diselingi dengan buah 1 kali. untuk waktunya adalah jam 7, jam 12, jam 4 sore, waktu untuk pemberian buah bisa di selipkan diantara waktu-waktu makan. jika malam hari sikecil selalu merengek, anda bisa memberikan MPASI tambahan.

MPASI adalah makanan pendukung ASI, sementara ASI harus tetap diberikan sepuasnya kepada sikecil kapanpun saat sikecil minta. saat sikecil mengantuk jangan memaksakan untuk memberikan MPASI karena sikecil bisa jadi menolak dan menangis histeris, lebih baik diberikan ASI dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Ayah Bunda harus jeli untuk mencari penyebab sikecil menangis, apakah karena mengantuk, Lapar, atau penyebab lainnya sehingga bayi bisa segera tenang.

Kami disini hanya membahas mengenai teknik memberikan MPASI, untuk mengetahui lebih detail mengenai panduan MPASI menurut WHO anda bisa membacanya di sini. Selamat mencoba, semoga bermanfaat. tunjukkanlah kasih sayang anda dengan penyuapan yang penuh kelembutan dan kesabaran.

Sumber Foto: http://family.fimela.com/sites/default/files/u377/horizontal-mpasimudik-pisang_0.jpg

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

*