Ada anggapan yang berkembang di masyarakat, jika orang yang memiliki darah tinggi lalu terkena Stroke (Pecah Pembuluh Darah) maka darah tingginya akan normal. Anggapan ini SALAH, yang benar adalah pasien darah tinggi harus dipantau terus tensinya setelah stroke. Karena serangan stroke masih bisa terjadi.

Jika terjadi stroke dua kali maka pembuluh darah yang pecah akan bertambah, ini sangat berbahaya. Pantau terus tensinya, jangan merasa aman, pola makan harus baik, hindari yang asin-asin, pola makan sehat, dan pikiran juga harus rileks, jangan mikir yang tegang-tegang atau berat.

Mindset pasca stroke pasien darah tinggi akan normal sangat membahayakan orang-orang sekitaran pasien. Orang-orang tersebut menjadi tidak fokus pada keseharian pasien dan akan sedikit kurang peduli dengan pola makan.

Pada kasus tertentu, serangan darah tinggi yang kedua tidak ditandai dengan pusing, tiba-tiba langsung pusing. Sediakan alat tensi untuk mengukur tekanan darah pasien, sehingga setiap hari bisa dipantau kondisi tekanan darahnya.

Menjadi tanggung jawab kita juga untuk memberikan Edukasi kepada Masyarakat, bahwa seseorang yang sudah terkena stroke, maka akan sangat berpotensi terkena stroke lagi, oleh karena bagi yang merawat pasien pasca stroke harus jaga pola makan dan rutin tensi lalu sediakan obat penurun darah tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here