Jatisari Mencoblos

0
479

9 April 2014 hari yang ditunggu-tunggu oleh rakyat Indonesia untuk menyalurkan aspirasinya melalu Pemilihan umum untuk partai dan Anggota Legislatif. Tidak ketinggalan juga di Jatisari semua warga berbondong-bondong, berpanas-panasan ria untuk mengantri panggilan mencoblos. Selaku warga negara yang baik sayapun ikut mencoblos, dan urusan Partai mana yang saya coblos itu adalah Rahasia saya, karena kata mamake pemilu iku LUBER –> Langsung Umum Bebas Rahasia.

Bapake mamake juga ikutan nyoblos, walaupun harus antri panas-panasan. Semangat itu yang membuat saya tambah semangat untuk ikut nyoblos, padahal beberapa bulan yang lalu saya berniat Golput. melihat animo masyarakat kampung Jatisari yang begitu bersemangat saya jadi ikut bersemangat untuk nyoblos. semua warga Jatisari kumpul tumpah ruah di TPS, anak kecil, bujang Gadis, bayi, bapak-bapak, Ibu-ibu, kakek-Nenek semuanya andil. Mereka tidak perduli apakah hasil pemilu tersebut akan meningkatkan kesejahteraan, yang mereka tahu adalah mereka warga yang taat pada perintah pemerintahan negara Kesatuan Republik Indonesia

Semangat nasionalisme tampak benar di muka-muka lugu mereka. sangat disayangkan jika perjuangan warga Jatisari ini dihianati oleh anggota dewan yang kelak terpilih, mungkin anggota dewan tidak melihat pengorbanan kami ini sehingga mereka terkadang lupa dengan kami lupa dengan jatisari saat mereka sudah ada di “kursi Empuk DPR”. mungkin penghianatan ini juga yang menjadikan orang-orang cerdas mungkin kelewat cerdas sehingga mereka memilih untuk GOLPUT dan enak-enakan tidur di rumah. berbeda dengan kami warga kampungan Jatisari yang rela antri panas-panasan, mengorbankan waktu tenaga, dan pikiran untuk menentukan nasib pemerintahan RI 5 tahun kedepan. kami perduli dengan kemajuan negara kami, kami tidak masa bodoh dengan nasib negara kami 5 tahun kedepan, hanya inilah yang bisa kami berikan kepada negara tercinta kami Indonesia raya yaitu MENCOBLOS dan TIDAK GOLPUT. kami perduli maka dari itu kami TIDAK GOLPUT. kami yakin perjuangan kami tidak sia-sia, kami memilih apa yang menurut kami layak dipilih, kami tidak GOLPUT.

Setelah pencoblosan selesai, penghitungan suara dilakukan, jumlah kertas suara ada 5 lembar untuk masing-masing pencoblos yaitu : DPD, DPR-RI, DPRD I, DPRD II, dan khusus untuk Lampung ada kertas suara untuk pemilihan Gubernur Lampung. para pantia TPS menghitung surat suara ini dari jam 1 siang sampai waktu shubuh, benar-benar pengorbanan yang luar biasa, semoga pengorbanan ini membawa perubahan lebih baik untuk jatisari.
Siapapun yang jadi, baik itu anggota dewan dan Gubernur kami berharapa mereka bisa ingat kembali dengan Kampung jatisari, dan mereka ingat dengan pengorbanan waktu dan tenaga kami ini. semoga mereka tidak hanya ingat saat kampanye dimana mereka sangat peduli dengan pembangunan Kampung kami, tapi juga saat jadi Dewan semoga mereka selalu ingat dengan kami, kampung kami, Jatisari tercinta. amin. KAMI TIDAK GOLPUT KARENA KAMI PERDULI DENGAN NEGARA KAMI.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

*