12 Poin Penting saat Menjaga Pasien

0
21

Sakit adalah suatu kondisi dimana seseorang merasakan sesuatu yang tidak baik dan mengganggu di dalam tubuhnya. Dalam kondisi seperti ini kita pasti membutuhkan pertolongan dari seseorang, terlebih jika harus opname di rumah sakit, maka harus ada orang yang menemani si sakit tersebut.

Setidaknya ada 12 poin penting yang harus kita ketahui saat kita menjaga salah satu keluarga kita yang sedang opname di rumah sakit.

1. Selalu memantau cairan infus pasien agar selalu dalam keadaan menetes. Baiknya lagi kita tahu kecepatan tetesan sebuah jenis infus 3, 4, atau 5 detik per tetes, sehingga saat tetesan melambat kita bisa infokan ke perawat untuk memperbaiki kondisi tetesan infus. Selain itu kita juga harus aktif menanyakan kepada paramedis jenis dan fungsi obat-obatan atau infus yang diberikan, jadi kita tambah pengetahuan dan bisa memahami terapi yang diberikan.

2. Memahami jenis makanan yang boleh di makan atau tidak boleh dimakan pasien. Ini sangat penting karena jika kita salah dalam memberikan makanan maka akan berakibat buruk bagi pasien. Kita harus selalu konsultasi dengan perawat atau dokter jika setelah diberikan makanan tertentu tapi kondisi pasien memburuk, bisa jadi makanan yang kita berikan itu tidak sejalan dengan terapi dokter. Jika ada diet tertentu kita harus bisa menginfokan kepada pasien atau siapapun yang berkunjung sehingga tidak terjadi salah makan. Kadang ada kalanya pasien harus puasa total tanpa makan minum, jadi kita jangan sampai kecolongan.

3. Selalu siaga 24 jam menjaga pasien. Penjagaan ini meliputi memantau kondisi selang infus, jangan sampai menekuk, macet, bengkok atau tertindih, jika selang infus rusak maka harus diganti, dan penusukan ulang selang infus sangat sakit sekali. Aktifitas tambahan lainnya adalah memberikan makan minum jika pasien meminta, memberikan pijitan lembut agar pasien nyaman.

4. Mengingatkan waktu-waktu ibadah pasien dan membimbingnya jika diperlukan. Misalnya waktu sholat, kita harus ingatkan ke pasien bahwa sekarang waktu sholat dhuhur, ashar, atau Magrib. Dalam kondisi sakit biasanya pasien tidak tau waktu. Ibadah dan doa sangat penting dalam proses penyembuhan karena Allah lah yang maha menyembuhkan sakit seseorang, dokter dan obat hanya lantaran. Jangan sepelekan ibadah. Kasih pengertian ke pasien bahwa sakit itu melebur dosa-dosa dan agar kita memperbaiki ibadah kita, dan bertaubat dari dosa-dosa besar.

5. Mengetahui parameter dasar medis yang berkaitan dengan kondisi kesehatan manusia seperti:

A. tekanan darah normal 120 parameter darah tinggi

B. Hemoglobin Normal di atas 12 parameter Anemia

C. Gula Darah Normal di bawah 70-110 parameter diabetes

D. Trombosit normal 200.000-400.000 sebagai parameter Demam Berdarah.

Parameter di atas akan sedikit berbeda pada pria dan wanita, manula, dewasa dan anak-anak, jadi baiknya kita aktif menanyakan kepada perawat atau dokter yang menangani pasien yang kita jaga tentang nilai normal sebuah parameter bagi si pasien.

6. Dapat menjalin komunikasi yang baik dengan para medis. Hal ini sangat penting karena dengan komunikaai yang baik kita bisa mempercepat proses penyembuhan pasien. Setiap ada masalah dengan pasien kita harus mampu mengkomunikasikan kepada paramedis dengan baik, adakalanya kita harus berani sedikit cerewet demi penyembuhan pasien tetapi sopan santun harus dijadikan prioritas. Jangan takut atau segan jika sudah menyangkut nyawa pasien. Terkadang memang kira harus banyak merengek supaya mendapatkan perhatian lebih, gunakan data dan fakta untuk merengek, jadi rengekan kita terlihat cerdas dan bisa dipertanggungjawabkan. Rajinlah googling untuk menambah wawasan, dan jalinlah komunikasi dengan teman atau saudara yang berprofesi paramedis sehingga kita memiliki banyak wawasan jika perdebatan manja dengan paramedis dirasa perlu dilakukan.

7.setidaknya harus ada 2 orang penjaga. Saat 1 orang tidur maka 1 orang memantau infus, begitupun saat perlu istirahat, sholat, makan, mandi, ini harus bisa bergantian. Idealnya pasien wanita dijaga wanita, pasien pria dijaga pria karena pasien juga perlu MCK (mandi cuci kakus) jika sejenis maka akan lebih nyaman. Jika anda hanya sendirian dan memang harus keluar ruangan baiknya anda meminta seseorang di dekat anda baik itu paramedis atau tetangga penjaga pasien anda untuk bisa memantau pasien yang anda jaga. setidaknya cairan infus dan keselamatan pasien bisa terpantau setiap saat.

8. Gunakan waktu istirahat, sholat dan makan seefektif mungkin. Kita juga harus bisa menjaga kesehatan agar bisa tetap fit untuk menjaga pasien. Idealnya memang setidaknya harus 2 orang yang bisa bergantian. Karena kita juga sesekali harus keluar ruangan agar tidak stress. Jika kita stress maka paaien akan semakin stress.

9. Mampu menciptakan kondusif dalam ruangan. Kita berhak menegor siapapun jika ada orang yang membuat kita tidak nyman misalnya anak-anak yang membuat berisik, pembesuk yang terlalu banyak dan diluar jam besuk. Kondisi-kondisi seperti ini secara psikologis sangat mengganggu pasien dan akan memperburuk keadaan. Jika kita tidak berani menegur, laporlah diam-diam ke Perawat atau security untuk menegur mereka.

10. Sabar dan ikhlas. Namanya orang sakit pasti banyak permintaan, kadang ada yang ngeyel, tidak patuh anjuran dokter, mau sesukanya, tentu ini akan membuat kita sebagai penjaga menjadi stress. Sabarlah dan ikhlaslah, jadikan ini sebagai ladang amal, ingatlah Allah pasti akan membalas kebaikan dengan kebaikan. Ikhlas lillahitaalla tidak mengharapkan balasan dari manusia, berharaplah balasan dari Allah SWT.

11. Bawalah uang secukupnya, jangan membawa perhiasaan, simpan barang berharga seperti HP dompet di tempat yang aman, tertutup. Jika kondisi pasien mulai membaik, bertanyalah ke Perawat berapa rincian biaya sementara pasien, jadi kita bisa tahu dan siap-siap saat waktunya pembayaran tiba.

12. Bawalah perlengkapan harian secukupnya, siapkan tikar atau ambal, selimut, bantal, termos, baju ganti, alat makan, baju, celana, peralatan MCK, dan obat-obatan pribadi kita, karena opname itu biasanya lebih dari 3 hari, selama opname itu kita juga harus hidup sebagaimana kita hidup dalam keseharian supaya kita tetap sehat. Bawa juga KTP, KK, kartu-kartu pendukung lainnya yang berhubungan dengan pengobatan.

Ingatlah, manusia hanya bisa berusaha, Allah yang maha mengobati, ambillah hikmah dari sakit yang sedang keluarga anda alami, Allah akan menguji umatnya sesuai dengan kemampuannya. Dan ingatlah bahwa Ujian itu kalau kita lulus maka derajat kita akan dinaikkan.

Aamiin.

Wallahualam…

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

*